Menyusun jadwal servis truk yang bisa dijalankan
Servis truk tidak cukup diingat dari suara mesin atau kapan terakhir ke bengkel. Jadwal yang berguna menggabungkan kilometer, tanggal, dan riwayat biaya. Tujuannya bukan membuat truk selalu baru, tetapi mengurangi kerusakan yang bisa dicegah.
Catat tiga hal untuk setiap servis
Catat odometer saat servis, tanggal, dan jenis pekerjaan. Simpan nama bengkel serta nomor nota. Dari tiga hal ini, pemilik bisa memperkirakan jarak tempuh antarservis dan biaya rata-rata per kendaraan.
- Odometer masuk dan keluar bengkel.
- Jenis pekerjaan: oli, filter, rem, ban, atau kelistrikan.
- Biaya suku cadang dan jasa secara terpisah.
- Rekomendasi servis berikutnya dari mekanik.
Pakai dua pemicu, bukan satu
Banyak pekerjaan ditentukan oleh kilometer, misalnya penggantian oli. Pekerjaan lain ditentukan oleh waktu, misalnya pemeriksaan rem sebelum musim hujan atau perpanjangan dokumen. Gunakan pengingat kilometer dan tanggal sekaligus.
Jika truk jarang jalan, jangan menunda servis hanya karena kilometer belum tercapai. Oli dan karet tetap menua. Ikuti interval yang dianjurkan buku manual atau mekanik untuk kondisi pemakaian Anda.
Sisihkan biaya sebelum rusak
Lihat rata-rata biaya servis enam bulan terakhir, lalu sisihkan dana per bulan atau per rit. Dana cadangan tidak harus sempurna. Yang penting tidak mengambil uang gaji atau uang jalan ketika servis mendadak.
Catat juga biaya truk berhenti, misalnya kehilangan rit. Perawatan yang terjadwal sering lebih murah daripada perbaikan besar yang membuat truk menganggur.