Membaca laporan per mobil: untung atau hanya sibuk?
Jumlah rit yang banyak belum tentu menghasilkan laba terbaik. Laporan per mobil membantu melihat kendaraan mana yang benar-benar menyumbang uang dan mana yang biayanya terus naik.
Bandingkan hal yang setara
Gunakan periode yang sama untuk semua mobil. Pisahkan pendapatan bruto, fee, biaya perjalanan, upah, dan biaya perawatan. Jika satu mobil baru dibeli di tengah periode, jangan membandingkan total rupiahnya langsung dengan mobil yang beroperasi penuh.
Lihat tiga angka utama
Pertama, pendapatan bersih setelah fee. Kedua, biaya langsung kendaraan. Ketiga, laba sebelum biaya usaha bersama. Dari tiga angka ini, terlihat apakah sebuah mobil menghasilkan cukup uang untuk menutup cicilan, pajak, dan perawatannya.
| Keterangan | Truk A | Truk B |
|---|---|---|
| Rit selesai | 18 | 24 |
| Pendapatan bersih setelah fee | Rp36.000.000 | Rp40.000.000 |
| Biaya perjalanan dan upah | Rp21.000.000 | Rp30.000.000 |
| Perawatan | Rp2.000.000 | Rp6.000.000 |
| Sisa sebelum biaya bersama | Rp13.000.000 | Rp4.000.000 |
Tindak lanjuti, jangan hanya melihat
Mobil dengan rit banyak tetapi sisa kecil perlu diperiksa: apakah tarifnya terlalu rendah, biaya perjalanan boros, atau sering masuk bengkel? Mobil dengan rit sedikit tetapi sisa besar bisa jadi cocok untuk rute yang lebih panjang.
Gunakan laporan sebagai bahan percakapan dengan supir dan mekanik. Angka saja tidak menjawab penyebab, tetapi menunjukkan ke mana harus melihat lebih dulu.