Lewati ke isi panduan
Dasar pembukuan

Membaca selisih buku kas tanpa panik

Selisih kas bukan selalu tanda uang hilang. Sering kali penyebabnya transaksi tercatat dua kali, tanggal salah, atau pembayaran yang belum dimasukkan. Yang berbahaya adalah menutup selisih tanpa menelusuri asalnya.

Mulai dari saldo yang paling dipercaya

Gunakan saldo rekening atau saldo kas fisik pada tanggal tertentu sebagai titik awal. Dari sana, telusuri transaksi sesudah tanggal itu. Jangan mulai dari angka laba, karena laba dan saldo kas adalah dua hal berbeda.

Cari empat penyebab yang paling sering

Periksa transaksi yang tercatat dua kali, tanggal yang tertukar, nominal yang kurang satu nol, dan pembayaran yang sudah terjadi tetapi belum dicatat. Cocokkan juga biaya bank serta uang jalan yang masih dipegang supir.

  • Transaksi ganda dengan nomor bukti sama.
  • Tanggal transaksi berbeda antara buku dan rekening.
  • Nominal tertukar antara pemasukan dan pengeluaran.
  • Kasbon atau uang jalan yang belum diselesaikan.

Tulis penjelasan, bukan hanya koreksi

Setiap koreksi sebaiknya menyebut tanggal, nomor bukti, nilai sebelum dan sesudah, serta alasan perubahan. Jejak ini penting ketika pemilik, supir, atau pihak lain menanyakan angka yang berbeda.

Jika selisih tetap tidak ditemukan, catat sebagai selisih belum terjelaskan. Jangan langsung menganggapnya biaya. Selisih yang dibiarkan tanpa penjelasan akan mengaburkan laporan bulan berikutnya.