Menghitung penyusutan truk dalam tarif angkutan
Diterbitkan Diperbarui
Truk kehilangan nilai seiring waktu dan pemakaian. Biaya penyusutan bukan pembayaran tunai bulanan, tetapi tetap memengaruhi kemampuan usaha mengganti kendaraan. Jika tarif hanya menghitung solar dan upah, usaha bisa terlihat untung sampai saatnya membeli truk pengganti.
Pahami apa yang dihitung
Penyusutan adalah alokasi nilai perolehan kendaraan selama masa pakai yang diperkirakan. Nilai perolehan dapat mencakup harga kendaraan dan biaya yang diperlukan agar siap dipakai, sedangkan nilai sisa adalah perkiraan nilai jual pada akhir masa pakai.
Angka masa pakai dan nilai sisa adalah perkiraan, bukan kepastian. Tinjau kembali ketika kondisi pasar, pemakaian, atau rencana penggantian berubah. Untuk keperluan pajak, ikuti aturan yang berlaku dan konsultasikan dengan akuntan.
Hitung biaya per kilometer sebagai alat bantu
Bagi nilai yang disusutkan dengan perkiraan kilometer pemakaian untuk mendapatkan biaya penyusutan per kilometer. Tambahkan angka ini ke biaya solar, perawatan, ban, asuransi, dan biaya usaha lain. Hasilnya bukan tarif final, tetapi batas bawah yang perlu dipertimbangkan.
Pemakaian sebenarnya bisa berbeda jauh dari perkiraan. Truk yang sering membawa beban berat atau melewati jalan rusak mungkin memerlukan biaya perawatan lebih tinggi dan masa pakai lebih pendek.
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Nilai perolehan | Rp600.000.000 |
| Perkiraan nilai sisa | Rp150.000.000 |
| Nilai yang disusutkan | Rp450.000.000 |
| Perkiraan pemakaian | 300.000 km |
| Penyusutan per kilometer | Rp1.500 |
Sisihkan uangnya secara nyata
Penyusutan hanya angka di laporan jika uangnya tidak disisihkan. Buat cadangan penggantian kendaraan dari laba atau dari tarif yang terkumpul. Simpan terpisah dari kas operasional agar tidak terpakai untuk kebutuhan mendesak.
Cadangan tidak harus langsung membeli truk baru. Cadangan bisa dipakai untuk uang muka, perbaikan besar, atau penggantian unit yang lebih kecil. Yang penting keputusan penggantian tidak bergantung pada utang baru setiap kali kendaraan menua.